Nematoda terdiri dari bebearpa ordo sebagai berikut:
Cacing gelang (Ascaris lumbrricoides)
Hidup pada usus
manusia, bersifat kosmopolit (terdapat disemua tempat). Dinding tubuh
tersusun dari kutikula, epidermis dan lapisan otot yang memanjang dimana
terdapat saluran eksresi lateral, tali syaraf dorsal dan ventral yang
dihubungkan oleh cincin syaraf anterior, bentuk tubuh bulat panjang
dengan bagian ujung-ujung yang meruncing. panjang tubuh cacing betina ±
0,5 cm, sedangkan cacing jantan 1,5-2,4 cm, mulut terlatak diujung
anterior dan dilengkapi dengan tiga buah bibir, tubuh cacing betina
relative lebih lurus, sedangkan cacing jantan memiliki ujung posterior
yang menggulung, makanannya berupa sari-sari makanan, saluran pencernaan
makanan terdiri dari atas : mulut, faring, usus dan anus. Cacing gelang
(Ascaris lumbrriciodes) menyebabkan penyakit yang dikenal dengan
ascariasis. Contoh: Ascaris prasit dalam usus manusia, Ascaris
megalocaphala parasite dalam usus kuda, Ascaris suilae parasite dalam
usus halus babi.
Daur hidup
cacing gelang, telur yang sudah dibuahi keluar kealam bebas bersama
feses. Apabila telur tertelan bersama makanan atau minuman, maka didalam
usus telur ini akan menetas menjadi larva, setelah itu tumbuh menjadi
cacing dewasa.
Cacing tambang (Anylostoma)
Hidup parasite
diusus manusia dan banyak dijumapai pada daerah pertambangan, terutama
di daerah beriklim panas. Cacing ini menghisap darah sehingga dapat
mengakibatkan kematian, pada saat menghisap darah, cacing ini
mengeluakan zat anti koagulan (hirudin) yang mencegah terjadinya
pembekuan darah. Panjang tubuh kurang lebih 1-1,5cm pada manusia. Contoh
cacing tambang adalah ancylostoma duodenale yang terdapat didaerah
tropis Afrika dan Asia dan Necator americanus yang terdapat di Amerika.
Daur hidup
cacing tambang, cacing dewasa merupakan ektoparasit dalam usus halus
manusia. Telur cacing dapat keluar bersama feses manusia, telur yang
sudah dibuahi akan menetas dan dalam waktu sehari mengahasilkan larva
filariform. Larva ini dapat menembus kulit, bersama aliran darah,
sampai ke jantung dan paru-paru, setelah itu masuk lagi ke usus halus
dan tumbuh menjadi dewasa.
Cacing kremi (Enterobius vermicularis)
Hidup dalam
usus besar manusia, panjang tubuh antara 9-15mm. pada saat bertelur,
cacing menuju anus untuk memperoleh oksigen yang dibutuhkan untuk
pertumbuhan. Gerakan cacing ini dapat menyebabkan rasa gatal di bagian
anus. Tubuh yang terkena infeksi cacing ini dapat mengandung 5000
cacing. Contoh: Oxyuris equi pada dubur kuda atau keledai.
Cacing filaria (Wuchereria bancrofti)
Cacing filaria
mempunyai inang perantara hewan arthropoda, misalnya nyamuk, dan inang
tetap yaitu manusia pada bagian pembuluh getah bening. Apabila cacing
filaria mati menyumbat pembuluh getah bening, maka menyebabkan
pembengkakan atau terjadinya penyakit elephantiasis (kaki gajah).
Mikrofilaria dapat masuk ke dalam tubuh manusia melalui gigitan nyamuk
culex.
Cacing otot (Trichinella spiralis)
Cacing ini
menyebabkan penyakit trichinosis pada manusia, babi atau tikus. Cacing
tersebut masuk ke dalam tubuh manusia melalui daging babi yang dimasak
kurang matang. Dalam usus manusia, larva berkembang biak menjadi cacing
muda selanjutnya menjadi cacing dewasa. Untuk mencegah terinfeksi oleh
cacing ini, daging harus dimasak sampai matang untuk mematikan cacing
muda.
No comments:
Post a Comment